Total Tayangan Halaman

Minggu, 02 Desember 2012

Keikhlasan dibalas dengan keindahan


Cuaca hari ini sangat sangat panas. Mbah Sarno terus mengayuh sepeda tuanya menyisir jalan perumahan Condong Catur demi menyambung hidup. Mbah Sarno sudah puluhan tahun berprofesi sebagai tukang sol sepatu keliling. Jika orang lain mungkin berfikir “Mau nonton apa saya malam ini?”, Mbah Sarno cuma bisa berfikir “saya bisa makan atau nggak malam ini?”

Di tengah cuaca panas seperti ini pun terasa sangat sulit baginya untuk mendapatkan pelanggan. Bagi Mbah Sarno, setiap hari adalah hari kerja. Dimana ada peluang untuk menghasilkan rupiah, disitu dia akan terus berusaha. Hebatnya, beliau adalah orang yang sangat jujur. Meskipun miskin, tak pernah sekalipun ia mengambil hak orang lain.


Jam 11, saat tiba di depan sebuah rumah mewah di ujung gang, diapun akhirnya mendapat pelanggan pertamanya hari ini. Seorang pemuda usia 20 tahunan, terlihat sangat terburu-buru.


Ketika Mbah Sarno menampal sepatunya yang bolong, ia terus menerus melihat jam. Karena pekerjaan ini sudah digelutinya bertahun-tahun, dalam waktu singkat pun ia berhasil menyelesaikan pekerjaannya.

“Wah cepat sekali. Berapa pak?”

“5000 rupiah mas”

Sang pemuda pun mengeluarkan uang seratus ribuan dari dompetnya. Mbah Sarno jelas kaget dan tentu ia tidak punya uang kembalian sama sekali apalagi sang pemuda ini adalah pelanggan pertamanya hari ini.

“Wah mas gak ada uang pas ya?”

“Nggak ada pak, uang saya tinggal selembar ini, belum dipecah pak”

“Maaf Mas, saya nggak punya uang kembalian”

“Waduh repot juga kalo gitu. Ya sudah saya cari dulu sebentar pak ke warung depan”

“Udah mas nggak usah repot-repot. Mas bawa dulu saja. Saya perhatikan mas lagi buru-buru. Lain waktu saja mas kalau kita ketemu lagi.”

“Oh syukurlah kalo gitu. Ya sudah makasih ya pak.”

Jam demi jam berlalu dan tampaknya ini hari yang tidak menguntungkan bagi Mbah Sarno. Dia cuma mendapatkan 1 pelanggan dan itupun belum membayar. Ia terus menanamkan dalam hatinya, “Ikhlas. Insya Allah akan dapat gantinya.”

Waktu menunjukkan pukul 3 lebih ia pun menyempatkan diri shalat Ashar di masjid depan lapangan bola sekolah. Selesai shalat ia berdoa.

“Ya Allah, izinkan aku mencicipi secuil rezekimu hari ini. Hari ini aku akan terus berusaha, selebihnya adalah kehendakMu.”

Selesai berdoa panjang, ia pun bangkit untuk melanjutkan pekerjaannya.

Saat ia akan menuju sepedanya, ia kaget karena pemuda yang tadi siang menjadi pelanggannya telah menunggu di samping sepedanya.

“Wah kebetulan kita ketemu disini, Pak. Ini bayaran yang tadi siang pak.”

Kali ini pemuda tadi tetap mengeluarkan uang seratus ribuan. Tidak hanya selembar, tapi 5 lembar.

“Loh loh mas? Ini mas belum mecahin uang ya? Maaf mas saya masih belum punya kembalian. Ini juga kok 5 lembar mas. Ini nggak salah ngambil mas?”


“Sudah pak, terima saja. Kembaliannya, sudah saya terima tadi, pak. Hari ini saya tes wawancara. Telat 5 menit saja saya sudah gagal pak. Untung bapak membiarkan saya pergi dulu. Insya Allah minggu depan saya berangkat ke Prancis pak. Saya mohon doanya pak”


“Tapi ini terlalu banyak mas”


“Saya bayar sol sepatu cuma Rp 5000 pak. Sisanya untuk membayar kesuksesan saya hari ini dan keikhlasan bapak hari ini.”

Tuhan punya cara tersendiri dalam menolong hamba-hambaNya yang mau berusaha dalam kesulitannya. Dan kita tidak akan pernah tahu kapan pertolongan itu tiba.


Keikhlasan akan dibalas dengan keindahan,,
Kesuksesan akan menyertai keikhlasan dan rasa syukur.


Sumber : bungacerita.blogspot.com

Minggu, 04 November 2012

Indonesian Patriotic Song-Satu Nusa Satu Bangsa [With english subtitle!!!]



One of the national theme of Indonesia that has been forgotten by some Indonesian.
Hope that with this video we can remember that we are one unity nation that called Republic of Indonesia and there is no more conflicts in our beloved nation that took its name in religion, ethnic, and race like the one that has happened right now in our society.

Long Live My Country, Long Live My Nation, Indonesia

Minggu, 22 Juli 2012

Sebuah cerita

Alkisah suatu hari, hiduplah seorang anak manusia di dunia ini. Anak manusia itu sangat lah lugu sehingga banyak orang yang selalu mempermainkan dirinya. Hal itu terjadi karena anak itu selalu tidak dapat  membalas semua perbuatan dari orang-orang yang mempermainkannya dan hanya dapat menerima perbuatan orang lain begitu saja.

Waktu pun terus berjalan dan tak terasa anak manusia tersebut sekarang sudah beranjak menuju kedewasaannya  dan sudah harus terjun ke masyarakat dalam menjalani kehidupannya. Akan tetapi, karena pada masa kecilnya dia selalu dipermainkan oleh orang maka anak itu merasa takut untuk melakukan interaksi dengan masyarakat. Hal ini pun membuat kedua orang tua dari anak itu sangat khawatir bagaimana dengan masa depan anak itu kelak. Berbagai cara pun dilakukan untuk membuat anak itu dapat membaurkan dirinya dengan masyarakat yang ada di sekitarnya. Salah satu cara yang dilakukan oleh kedua orang tua anak itu adalah dengan cara mencarikan anak ini sebuah pekerjaan. Pekerjaan itu pun didapat oleh  kedua orang tua anak itu. Pekerjaan itu adalah menjadi seorang tenaga buruh di sebuah pelabuhan besar. Diharapkan anak itu dapat segera membaur dengan masyarakat dengan pekerjaan ini karena dengan pekerjaan ini maka anak itu dapat bertemu dengan banyak orang dan melakukan interaksi dengan masyarakat.

Anak itu pun akhirnya menerima pekerjaan itu walaupun masih terdapat ketakutan di dalam dirinya untuk melakukan interaksi dengan masyarakat. Pada awalnya masih banyak orang yang meremehkan anak itu, tetapi setelah lewat beberapa saat ternyata semua pekerjaan yang dilakukan oleh anak itu bagus dan sangat memuaskan pihak-pihak yang menyewa tenaganya di pelabuhan. Sejak saat itu, makin banyak orang yang kemudian bersikap baik terhadap anak manusia itu.

Suatu saat datanglah seorang yang amat kaya dari sebuah negeri ke pelabuhan tempat anak tersebut bekerja. Dia datang kesana dengan tujuan untuk melakukan hubungan dagang dengan masyarakat disana. Pada saat dilakukan pembongkaran peti dari barang dagangannya, dia pun memakai tenaga dari anak manusia itu. Anak manusia itu pun melakukan pekerjaan itu dengan amat baik. Melihat hasil dari pekerjaan yang dilakukan anak itu, orang kaya itu merasa bahwa anak itu sangat berbakat dalam melakukan pekerjaannya sehingga kemudian anak itu dipkerjakan di rumah orang kaya tersebut.

Sabtu, 31 Maret 2012

Motivasi

Kadang-kadang kita ada rasa iri dalam melihat kesuksesan yang berhasil diraih oleh orang lain. Melihat orang lain sukses kadang-kadang kita merasa kalah. Sikap ini adalah salah satu sikap buruk yang dimiliki oleh manusia. Kita seharusnya tidak merasa kalah hanya dengan melihat kesuksesan yang berhasil diraih oleh orang lain. Kita harus yakin bahwa kita juga bisa sama seperti mereka yang sukses walau jalan yang kita ambil berbeda dengan jalan yang diambil oleh mereka tapi yakinlah akan jalan yang telah kita pilih sebagai jalan yang benar. Selain itu, kita juga harus berusaha dengan keras di jalan yang telah kita pilih dan banyak berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar kita berhasil mencapai kesuksesan di jalan yang telah kita pilih ini. Semoga kita semua dapat mencapai kesuksesan di jalan yang telah kita pilih ini dan kita dapat menghilangkan rasa iri yang muncul dalam diri kita ketika kita melihat orang lain mencapai kesuksesan.

Jumat, 09 Maret 2012

Breaking News, Mall SKA Pekanbaru terbakar




PEKANBARU (RIAUTUNAI) – Sekitar pukul 17.30 WIB, tiba-tiba saja asap tebal keluar dari gudang hypermart yang terletak di belakang mall SKA Pekanbaru, Jumat (9/3). Sontak hal ini membuat semua orang yang ada di dalam mall lari berhamburan keluar ruangan. Belum diketahui dengan pasti apa pnyebab terjadinya kebakaran ini, namun dugaan semntara karena konsleting listrik.
“Tiba-tiba saja asap tebal dan berbau seperti kabel terbakar keluar dari gudang hypermart, dan dalam hitungan detik semua ruangan mall di penuhi asap. Semua pengunjung berhamburan keluar untuk menyelematkan diri walaupun tidak ada kelihatan api,” kata Hamdan salah seorang security mall SKA.
Pengamatan riautunai.com di lokasi kejadian, memang tidak terlihat api, namun asap tebal dan berbau seperti kabel terbakar terus keluar dari gudang hypermart. Sampai berita ini dirilis sudah 8 mobil pemadam kebakan dikerahkan. Terlihat polisi masih berjaga-jaga mengamankan lalu lintas dan belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran. Sejauh ini, petugas pemadam kebakaran Pekanbaru terus berusaha untuk memadamkan api. Sementara ratusan karyawan mall SKA terlihat masih berada diluar menyaksikan petugas kebakaran bekerja.(rtn)
Sumber : RIAUTUNAI.com

Senin, 27 Februari 2012

Gabungan Iklan XL, AS, dan IM3

Cerita ini adalah gabungan dari iklan kartu AS, IM3, dan XL. Selamat menikmati.....^^

Suatu hari, di suatu tempat Marwan dan temannya sedang berkumpul.

Orang 1 : "Eh, si Mawar ada di salon tuh."
Marwan : "Betul tuh, kesana yuk."
Orang 1 : "Napain kesana???"
Marwan : "Ada deh."



Setibanya di salon.

Orang 1 : "Dah nyampe kita nih, mau napain sih??"
Marwan : "G mau minta maaf ma si Mawar soalnya kemarin lupa jalan-jalan ma dia."
Orang 1 : "Emank loe siapanya Mawar sih???"
Marwan : "Pacarnya."
Orang 1 : "Oooo......"



Marwan pun maju kedepan.

Marwan : "Mawar, maafin Marwan ya...."
Mawar : "Apa sih susahnya kasih tau kalo gak jadi keluar kemarin? sms gak ada, nelpon pun gak ada."



Marwan pun menjawab,

Marwan : "Aku gak punya pulsa......"
Mawar : "@#$%!!!"



Bagaimana menurut kalian????

Minggu, 26 Februari 2012

Para Pemadam Kebakaran yang narsis abizzz........

Photobucket

Ada2 ja kerja pemadam kebakaran ini ya....
Sempat2-nya ambil foto di saat rumah kebakaran......

Narsizzzz abizzzz..............
Hahahaha..... :)

Sumber : gudanghumor.com

Cowok idaman para cewek

Cewek : Mas kerja dimana?
Cowok : Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali…
Cewek : (WAW…Konglomerat pasti!)… Mas tinggal dimana?
Cowok : Pondok Indah Bukit Golf…
Cewek : (WAW kereenn…Rumah Orang-orang “The Haves”) Pasti gede rumahnya yah…?
… Cowok : Ngga ah…Biasa aja koq…cuma 3000 m2…
Cewek : (Busett!) Pasti mobilnya banyak yah…?
Cowok : Sedikit koq…Cuma ada Ferrari. Jaguar. Mercedes. BMW. Mazda…
Cewek : (Wah cowok idaman gue nihh!!) Mas uda punya istri…?
Cowok : Hmm…Sampai saat ini belum tuh…hehe…
Cewek : (Enak juga nih kalu gue bisa jadi bininya…) Mas merokok??
Cowok : Tidak…rokok itu tidak bagus untuk kesehatan tubuh…
Cewek : (Wah sehat nihh!) Mas suka minum-minuman keras?
Cowok : Tidak donk…
Cewek : (Gilee…Cool abissss!!) Mas suka maen judi??
Cowok : Nggak…ngapain juga judi? ngabisin duit aja
Cewek : (Ooohhhh…So sweett…) Mas suka dugem gitu ga??
Cowok : Tidak tidak…
Cewek : (Iihh…sholeh banget nih cowok!) Mas udah naik haji?
Cowok : Yah…baru 3x dan umroh paling 6x…
Cewek : (Subhanallah…calon surgawi…) Hobinya apa sih mas?
Cowok : BOHONGIN orang……

Sumber : gudanghumor.com

New Social Network


KABAR HEBOH

BACA SAMPAI HABIS YA


SOSIAL NETWORK YANG MEMBAYAR "WAZZUB.INFO"

Perkenalkan Sosial Network Terbaru yang akan segera Launching Tanggal 09 April 2012 Mendatang. Tidak berbeda jauh dengan Facebook, Twiter, Friendster, Google Dll,Wazzub akan mengusung perihal sama dengan situs Jejaring Sosial Lainnya yakni Komunitas, Komunikasi Antar Pulau, Negara dan Benua. TAPI WAZZUB memiliki satu hal yang berbeda dari Kebayakan Situs Lainnya APAKAH ITU ??
Tahukah anda Jika Facebook, Twiter dan Google Dll itu meraih Keuntungan Milyaran Dollar setiap tahunnya ??  Namun Apakah Kita Pernah merasakan keuntungannya secara langsung berbentuk Dollar (Uang) ?? Padahal Kekayaan mereka tersebut datang dari KITA Pengguna Internet !
Itulah Mengapa WAZZUB HADIR dan mengusung tema "KEKUATAN DARI KITA".
Melihat fenomena diatas tergeraklah seluruh investor dari belahan dunia Seperti India, Cina, Amerika dan Eropa berkumpul untuk membentuk sebuah Situs yang akan menjanjikan Pembagian Profit (Keuntungan) Perusahaan dengan Usernya.
Ya ! WAZZUB akan membayar "kita" sebagai pengguna internet sebagai bentuk terima kasih mereka terhadap kita, tentunya dengan jumlah yang tidak sedikit. Dan Tahukah Anda Dapat dipastikan Sekitar 99% pengguna internet di Selueuh Dunia belum mengetahui Informasi INI ! Artinya kesempatan untuk mendapatkan Profit Ribuan Dollar masih terbuka Lebar !
Tidak semua orang akan mendapatkan PROFIT GAJI dari WAZZUB  ini, Lalu Siapakah ORANG YANG AKAN MENDAPATKANNYA ??
Profit GAJI tersebut hanya di bayar kepada orang-orang yang telah memperkenalkan situs ini sebelum Launching 09 April 2012 MENDATANG !
Berarti anda masih memiliki Waktu UNTUK MENDAFTAR SEKARANG JUGA !
Perhitungan Gaji yang ditawarkan jika anda mengajak 5 Orang Saja adalah $ 3.900Setara Rp 35.000.000,-/Bulannya
Perhitungan tersebut jika anda mengajak 5 Orang, bagaimana jika anda mengajak 10, 100, atau 1000 ?? Bisa anda bayangkan ???

DARI MANA WAZZZUB MEMBAYAR SEBESAR ITU ??

Situs telah memiliki Ide yang luar biasa, bayaran yang kita dapat semuanya berasal dari para peng-iklan yang akan meng-order space ke Wazzub. Dan Cara itulah yang dipakai oleh FB dan Google untuk mendapatkan keuntungan Trilyunan Rupiah setiap Bulannya.

BEDANYA adalah Keuntungan yg di dapat dari FB dan Google diperuntukan untuk Founder dan Direksinya saja, Kalau di WAZZUB akan dibagi rata bagi pengguna User yang telah mengenalkan situs ini sebelum 09 April 2012. 

ADAKAH JAMINAN INI TIDAK BOHONG ??
Memang saya belum bisa menjamin, dan saya tidak memaksa ANDA untuk bergabung, semua tergantung ANDANamun jika ini berhasil, 
MAKA WAKTU 5 MENIT YANG ANDA SEMPATKAN UNTUK MENDAFTAR DI SINI AKAN MENJADI LANGKAH AWAL KEHIDUPAN ANDA NANTINYA UNTUK LEBIH BAIK ! 

caranya :
1. daftar melalui  link ini http://signup.wazzub.info/?lrRef=b52363af 
2. verifikasi akun wazzub anda di email yahoo agar anda sah menjadi member wazzub. (INI PENTING DILAKUKAN !)
3. sebarkan link wazzub anda dan undang teman-teman anda sebanyak-banyak mungkin.


BURUAANNN....... mumpung GRATIS tak ada ruginya MENCOBA
JANGAN PERNAH MENUNDA KESEMPATAN sebelum 09 APRIL 2012, OPPURTUNITY NEVER COME TWICE ...............!

Selasa, 21 Februari 2012

Gadis Kecil Itu Bernama Siti...

Ini di share dr notes Nurul Hidayah Azmi di fb, selamat membaca.........


Namanya adalah Siti, seorang gadis kecil yang cantik karena memiliki mata dan dagu yang sangat indah. Aku bertemu dengannya tepat pada hari Selasa,7 Februari 2012  sore tadi, disebuah rumah makan lesehan yang terletak di kawasan Dr. Mansyur, Medan. Iseng saja aku dan seorang teman pergi kesana untuk cari-cari makanan mengisi sore yang cerah.

Tak berapa lama kami duduk , lalu datanglah awalnya seorang anak kecil laki-laki yang berpakaian kumal, “ Kak...minta seribunya kak...”. Melihatnya lalu temanku memberikan uang ribuan kepada anak itu. Selang beberapa menit kemudian datang lagi seorang anak laki-laki sekitar umur 7 tahun mendekat sambil menjajakan koran, tapi aku bilang dengan baik-baik bahwa kami tak ingin membeli koran, namun dia tetap keukeuh dengan tawarannya “Kak beli korannya kenapa lah kak, kalo nggak mintak seribu ajalah kak...”. Begitu terus hampir 5 menit dia meminta dan meminta. Aku kasihan tapi kalau yang ini pun ku beri maka aku yakin mereka akan datang lagi dan datang lagi secara bergantian. Akhirnya aku dan teman yang ada di sampingku mendiamkannya saja sampai dia pergi sambil menggerutu.

Lalu makanan yang kami pesan sebelumnya pun datang dibawakan oleh seorang pelayan. Rasanya lumayan enak walau tak seenak masakan buatanku sendiri kataku tersenyum pada temanku, nyata saja dia meng-amin-inya juga. Hehe...maklum saja, diia salah satu penggemar berat masakanku sepertinya. Kamipun bercerita dan bercakap-cakap sambil terus menikmati makanan yang ada di piring kami masing-masing.

Seketika kulihat dari jauh, seorang anak perempuan kecil yang memakai kerudung merah jambu yang sudah kusam dengan baju kaus lengan pendek berwarna kuning dan celana panjang biru yang tentu saja juga kusam. Dia memegang sebuah gelas plastik bekas minuman sambil berlari-lari kecil kearah kami. Disebelah kirinya mengikut anak perempuan yang terlihat lebih kecil darinya, anak yang berambut pendek itu berlari mendekati air keran yang biasa digunakan para tamu menyuci tangan, tak jauh dari kami berdua. Dia tersenyum lalu bilang “Kak, minta seribu kak...”. Sesaat aku tertarik dan suka melihat wajahnya yang benar-benar cantik untuk ukuran seorang pengemis sepertinya. Kulitnya bersih walau baju yang dipakainya kusam, bahkan dia berbeda sekali dengan beberapa anak pengemis yang sebelumnya juga mendekati kami,begitupun dengan adik yang dia bawa, mereka terlihat berbeda.

Ada sesuatu yang menggelitik dihatiku, aku ingin bercakap-cakap sedikit dengannya.
Lalu kutanya,” Namanya siapa dek?”.
“Siapa kak? Saya? Siti kak”. Katanya mengetuk-ngetukkan pelan gelas pelastik yang ada di tanggannya itu ke lantai papan tempat lesehan kami.
“Kamu sekolah?”.
Dia hanya mengangguk sambil terus tersenyum
“Sekolah dimana?”.
“Di SD impres P.Bulan”.
“Mamanya mana? Gak kerja juga?”.
“ Ada di rumah. Kerja... nyuci-nggosok di rumah orang”.
“Ooh..kamu kesini sama siapa? Naik apa?”
“Naik angkot dari P. Bulan kak...”
“Kamu kesinian aja dek, masuk kedalam gak papa...” kataku menawarkan dia masuk ketempat lesehan kami.
“Nggak kak...gak dibolehin masuk...sini aja...”
Aku melirik pelayan toko yang memang dari tadi terlihat memantau dari jauh. Lalu kulanjutkan lagi bertanya pelan-pelan.
“Dek...Siti, kakak mau tanya... Hmm... kalian kalau udah sore ada bapak-bapak atau ibu-ibu yang nyuruh ngumpulin uang hasil kerjanya gak dek trus di kasi ke mereka uangnya?”
Dia lagi-lagi memamerkan senyumnya yang manis sambil memain-mainkan tiang lesehan itu dan menjawab pertanyaanku dengan polosnya.
“Nggak...”
“Terus, langsung di kasih ke siapa uangnya biasanya?”
“Ke mamak...”
Aku pun tersenyum dan memberikan beberapa lembar uang ribuan kepadanya, tangan-tangan kecilnya yang penuh debu-debu jalan menggapai lembaran-lembaran uang itu.
“Ini buat Siti..yang ini buat adeknya ya...”
Dia mengangguk dan menyimpan uang itu.
“Kamu yang rajin belajarnya ya Siti, jangan begini terus kerjanya... Kalau bisa nanti kalau ketemu kakak lagi Siti harus jadi dokter. Oke?” kataku mantap menatap matanya yang-aku tak tau bagaimana menggambarkannya tapi mata itu benar-benar polos- dia pun menggangguk dan berlari-lari khas anak kecil biasanya.

Percakapan itu berlangsung singkat dan ringan, tapi otakku ini seperti tidak bisa ditahan untuk bekerja berpikir mengenai ini dan itu. Ada saja pertanyaan-pertanyaan yang diam-diam kutanyakan dalam hati lalu ku jawab lalu kemudian kubantahkan sendiri pula dalam hati. Aku bertekad, ini harus kutulis! Kutulis!. Itulah cara mendamaikan pikiran dan hatiku akhirnya.

Mungkin banyak orang yang mengalami dan melakukan hal seperti yang aku lakukan dan aku yakin merekapun memikirkan hal yang sama. Dan merekapun tak tau harus berbuat apa kemudian, harus memulai darimana untuk menyelesaikannya, ah, tidak! Maksudku...menindak lanjutinya, Akh! Terlalu naif. Bagaimana kalau... turut prihatin terhadapnya. Mungkin saat ini cuma itu...walau belum tepat hanya sampai tahap itu. Yah...begitulah.

Aku kemudian berkata pada teman yang ada bersamaku tadi, “Seperti apapun dan bagaimanapun ‘Keadilan’ itu, aku jadi semakin tak percaya terhadap wujud kongkritnya... Yang miskin selalu menuntut keadilan agar bisa melanjutkan hidup mereka besok hari tanpa harus berpikir ‘besok makan apa? Dapat darimana? Kalau sakit gimana?’ begitu juga orang kaya selau ngeluhin kebebasan dan ketenangan. Dengan bilang ‘bosan aku dengan kegiatan yang padat setiap hari! Haduh... kalau mau tidur mobil dan motor harus masuk garasi dulu kalau gak bakalan dimalingin, ribet! Besok kesana pakai baju apa ya yang pantas biar matching sama acaranya? Hang out kemana lagi ya habis ini? Provider gak adil! Pulsa ditarik-tarik terus!’ dan lain sebagainya. Jadi pernah gak sih kepikiran ‘K-E-A-D-I-L-A-N’ tu buat siapa dan wujudnya apa?!!.”

Walaupun hanya dibalas senyuman tapi aku tau temankupun pasti sama bingungnya denganku. Yah...lagi-lagi aku harus berdialog dengan hatiku, dan lagi-lagi aku harus sadar bahwa ilmuku masih terlalu dangkal untuk mampu menafsir segalanya sendirian.

Siti...segelintir dari anak-anak jalanan yang kita remehkan tapi pasti punya mimpi yang mungkin lembaran kertaspun tak akan cukup untuk mengabadikannya. Mungkin pula dia ingin sekali teriak dan menangis, walau hanya mengenal kata seperti  “Aku ingin bermain seperti yang lain! Aku ingin belajar seperti yang lain! Aku ingin tidur siang seperti yang lain!” karena sepertiku, dia pun barangkali  jangankan mengerti apa itu ‘keadilan’ menyebutkannya saja dia pasti akan canggung mengingat usianya kalau boleh kuterka sekitar umur 6 tahun itu.

Aku memandangnya terus dan terus sampai langkah-langkah kecil Siti dan adiknya jauh meninggalkan kami dan menghilang di balik tembok restoran yang lain....

Aku tak sanggup menanyakan “tanggung jawab siapa mereka?” karena aku sudah tau jawaban diplomatisnya. Aku juga enggan memastikan “apa solusinya untuk menolong pendidikan dan kehidupan anak-anak dibawah umur seperti mereka?” karena akupun sudah tau jawaban klise yang akan diberikan.

Aku hanya bisa berkata kepada temanku itu “Bang, semiskin dan sesulit kehidupan seperti apapun ami nanti... Aku haramkan anakku untuk mengukur jalanan mencari pundi-pundi uang recehan untuk menghidupiku sedangkan aku dalam keadaan sehat tak melakukan apa-apa untuknya...”

Sore itu indah karena Tuhanku memberiku pandangan bagaimana kehidupan dibalik hidupku agar aku tetap bersyukur pada Zat yang menciptakanku....Fabi ayyi alaa irabbikumaa tukadzibaan.. Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

Sabtu, 18 Februari 2012

Curhat Cowok Untuk Cewek




1.Tidak Semua cowok seperti
Dedy Cobuzer. Jadi jangan harap
kami bisa membaca isi
pikiranmu disaat kamu manyun
tanpa suara. Apa susahnya sih
bilang : “Aku Laper, Aku minta
dibeliin pakaian, Tolong Rayu
Aku…!!”

2.Hari Minggu itu waktunya
istirahat setelah 6 hari bekerja,
jadi jangan harap kami mau
menemani seharian jalan2 ke
mall.

3.Berbelanja BUKAN olahraga. Dan
kami gak akan berpikir ke arah
situ. Bagi kami belanja ya
belanja, kalau sudah pas ya beli
saja, perbedaan harga toko A
dan B cuma 1,000 perak jadi
nggak usah keliling kota untuk
cari yang paling murah, buang2
bensin aja.

4.Menangis merupakan suatu
pemerasan. Lebih baik kami
mendengar suara petir, guntur ,
bom meledak daripada suara
tangisanmu yang membuat
kami tidak bisa berbuat apa2.

5.Tanya apa yang kamu mau.
Cobalah untuk sepaham tentang
hal ini. Sindiran halus tidak akan
dimengerti. Sindiran kasar tak
akan dimengerti Terang2an
menyindir juga kita gak ngerti!
Ngomong langsung kenapa!?

6.Ya dan Tidak adalah jawaban
yang paling dapat diterima
hampir semua pertanyaan. It’s
Simple.!!

7.Cerita ke kami kalo mau masalah
kamu diselesaikan. Karena itu
yang kami lakukan.. Pengen
dapet simpati doang sih, cerita
aja ke temen2 cewekmu.

8.Sakit kepala selama 17 bulan
adalah penyakit. Pergi ke dokter
sana !

9.Semua yang kami katakan 6
bulan lalu gak bisa
dipertimbangkan dalam suatu
argumen. Sebenernya, semua
komentar jadi gak berlaku dan
batal setelah 7 hari. Janji kami
untuk menyebrangi lautan dan
mendaki gunung itu hanyalah
klise, jangan dianggap serius.

10.Kalo kamu gak mau pake baju
kayak model2 pakaian dalam,
jangan harap kita seperti artis
sinetron dong.

11.Kalo kamu pikir kamu gendut,
mungkin aja. Jangan tanya kami
dong. Cermin lebih jujur
daripada Lelaki.

12.Kamu boleh meminta kami
untuk melakukan sesuatu atau
menyuruh kami
menyelesaikannya dengan cara
kamu. Tapi jangan dua2nya
dong. Kalo kamu pikir bisa
melakukannya lebih baik, kerjain
aja sendiri.

13.Kalau bisa, ngomongin apa yang
harus kamu omongin pas iklan
aja. Ingat, jangan sekali2
ngomong apalagi pas saat
tendangan finalty.

14.Kami bukan anak kecil lagi, jadi
tak perlu mengingatkan jangan
lupa makan, selamat tidur, dll.
Menurut kami itu hanyalah
pemborosan pulsa saja.

15.Kalo gatel kan bisa digaruk
sendiri. Kami juga kok.

16.Kalo kami nanya ada apa dan
kamu jawab gak ada apa2, kami
akan berpikir memang gak ada
apa2. Ingat, seperti no.1 kami
bukanlah pembaca pikiran.
Ngomong baby…ngomong. …!!

17.Kalo kita berdua harus pergi ke
suatu tempat, pakaian apapun
yang kamu pakai, pantes aja
kok. Bener. Jadi tidak ada alasan
gak mau pergi ke pesta karena
tidak ada baju.

18.Jangan tanya apa yang kami
pikir tentang sesuatu kecuali
kamu memang mau diskusi
tentang bola, game, billyard,
memancing atau mungkin juga
ttg teknik mereparasi mobil.

19.Kami malas berdebat secara hati
dan perasaan, ingat!! kami
hanya pakai logika.

20.Terima kasih sudah mau baca
ini. Ya jangan lakukan pemerasan dgn cara menangis, oke entar malem minggu gue sujud minta maaf didpan pintu lg...hehe




m2m_4ever

Sumber : Iseng-Iseng Bikin Seneng......

Carilah Ketenangan bukan hanya fisik akan tetapi juga untuk batin



Sediakan beberapa menit dalam sehari untuk melakukan perenungan. Lakukan di pagi hari yang tenang, segera setelah bangun tidur. Atau di malam hari sesaat sebelum beranjak tidur. Merenunglah dalam keheningan. Jangan gunakan pikiran untuk mencari berbagai jawaban. Dalam perenungan anda tidak mencari jawaban. Cukup berteman dengan ketenangan maka anda akan mendapatkan kejernihan pikiran. Jawaban berasal dari pikiran anda yang bening. Selama berhari-hari anda disibukkan oleh berbagai hal. Sadarilah bahwa pikiran anda memerlukan istirahat. Tidak cukup hanya dengan tidur. Anda perlu tidur dalam keadaan terbangun. Merenunglah dan dapatkan ketentraman batin.
Pikiran yang digunakan itu bagaikan air sabun yang diaduk dalam sebuah gelas kaca. Semakin banyak sabun yang tercampur semakin keruh air. Semakin cepat anda mengaduk semakin kencang pusaran.Merenung adalah menghentikan adukan. Dan membiarkan air berputar perlahan. Perhatikan partikel sabun turun satu persatu, menyentuh dasar gelas. Benar-benar perlahan. Tanpa suara. Bahkan anda mampu mendengar luruhnya partikel sabun. Kini anda mendapatkan air jernih tersisa di permukaan. Bukankah air yang jernih mampu meneruskan cahaya. Demikian halnya dengan pikiran anda yang bening.


Kamis, 16 Februari 2012

Renungan Petang

Ini di copas dari mirwanshare.blogspot.com. Selamat membaca.... ^^


Biasanya, bagi seorang anak yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya..


Lalu bagaimana dengan Bapak?

Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Bapak-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Bapak bekerja dan dengan wajah lelah Bapak selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak kecil……

Bapak biasanya mengajari anaknya naik sepeda.

Dan setelah Bapak mengganggapmu bisa, Bapak akan melepaskan roda bantu di sepedamu…

Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Pak, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,

Ibu takut anaknya terjatuh lalu terluka….

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa Bapak dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu anaknya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta mainan yang baru, Ibu menatapmu iba.

Tetapi Bapak akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”

Tahukah kamu, Bapak melakukan itu karena Bapak tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Bapak yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.

Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.

Ketahuilah, saat itu Bapak benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja…..

Kamu mulai menuntut pada Bapak untuk dapat izin keluar malam, dan Bapak bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.

Tahukah kamu, bahwa Bapak melakukan itu untuk menjagamu?

Karena bagi Bapak, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada Bapak, Ibu datang membujukmu agar tidak marah.

Tahukah kamu, bahwa saat itu Bapak memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,

Bahwa Bapak sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu.
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Bapak melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan Bapak adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…

Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut…

Ketika melihat anaknya pulang larut malam hati Bapak akan mengeras dan Bapak memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Bapak akan segera datang?

“Bahwa anak kecilnya akan segera pergi meninggalkan Bapak”
Setelah lulus SMA, Bapak akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Yang terbaik.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Bapak itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…

Tapi toh Bapak tetap tersenyum dan mendukungmu atas pilihan anak-anaknya.
Ketika kamu menjadi dewasa….

Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…

Bapak harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan Bapak terasa kaku untuk memelukmu?

Bapak hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal Bapak ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.

Yang Bapak lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.

Bapak melakukan itu semua agar kamu KUAT….kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Bapak.

Bapak pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta mainan, dan Bapak tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Bapak adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”

Padahal dalam batin Bapak, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Bapak belikan untukmu”.

Tahukah kamu bahwa pada saat itu Bapak merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda dan akan diwisuda sebagai seorang sarjana.

Bapak adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

Bapak akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “anak-anaknya tidak manja, berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Dan akhirnya….
Saat Bapak melihatmu duduk di Panggung Pelaminan nanti bersama seseorang pujaan mu yang di anggapnya pantas mendampingimu, Bapak pun tersenyum bahagia….

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Bapak pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

Bapak menangis karena Bapak sangat berbahagia, kemudian Bapak berdoa….

Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Bapak berkata: “Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik…. Lindungilah anak-anakku…

Anak kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi manusia dewasa….

Bahagiakanlah ia bersama …”
Setelah itu nantinya Bapak hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….

Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….

Bapak telah menyelesaikan tugasnya….
Bapak kita…

Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…

Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…

Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .

Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..
Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Bapak… tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya

Selasa, 14 Februari 2012

Quote of the Day........

Hidup manusia penuh dengan segala hal. 
Segala hal dimungkinkan untuk terjadi di dalam kehisupan manusia.
Apakah itu hal yang baik dan buruk sekalipun.
Semua itu tergantung kepada manusia itu sendiri.
Bagi yang memanfaatkan segala kemampuannya untuk hal yang baik maka akan menerima yang baik.
Hal yang sama berlaku juga untuk kebalikannya.

Dalam kehidupannya manusia akan selalu bersosialisasi dengan orang lain.
Kadang-kadang kita melakukan hal yang kita anggap baik untuk orang lain menurut pandangan kita.
Akan tetapi hal tersebut belum tentu sama bagi orang lain, malah sebaliknya melukai orang lain.
Oleh karena itu, sebaiknya kita berhati-hati dalam melakukan tindakan kita kepada orang lain walaupun menurut kita hal yang kita lakukan untuk orang tersebut adalah hal yang baik karena setiap manusia diciptakan oleh Tuhan berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Manusia boleh dikatakan kembar secara fisik, akan tetapi manusia memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya.